Mahasiswa KKN-TK Bangun Kolam Terpal dan Tebar 500 Ekor Benih Lele sebagai Upaya Mendukung Ketahanan Pangan Desa Kesongo

SuaraBojonegoro.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik Kolaboratif (KKN-TK) Kelompok 1 melaksanakan kegiatan ketahanan pangan melalui pembuatan kolam budidaya ikan lele menggunakan terpal dengan rangka penyangga dari bambu, yang dilanjutkan dengan penebaran 400 ekor benih ikan lele serta penanaman bibit terong pada Jumat (22/7) pukul 09.00 WIB di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro. Kegiatan tersebut didampingi oleh satu orang perwakilan dari Pemerintah Desa Kesongo.

Kegiatan diawali dengan pembuatan kolam budidaya yang memanfaatkan terpal sebagai media penampung air dan bambu sebagai rangka penyangga. Kolam tersebut dibuat sebagai sarana budidaya ikan lele yang sederhana, efisien, dan mudah diterapkan sehingga dapat menjadi contoh bagi masyarakat dalam memanfaatkan lahan yang tersedia.

Baca Juga:  KKN TK 03 Unigoro Hibahkan Peta Administrasi dan Peta Kerawanan Longsor untuk Desa Pejok

Setelah kolam selesai dibangun, mahasiswa KKN-TK menebarkan 500 ekor benih ikan lele ke dalam kolam yang telah disiapkan. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan penanaman bibit terong di sekitar lokasi sebagai bentuk pemanfaatan lahan produktif yang diharapkan dapat mendukung ketersediaan pangan di tingkat desa.

Program ini merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa KKN-TK dalam mendukung ketahanan pangan melalui sektor perikanan dan pertanian. Dengan memanfaatkan bahan yang mudah diperoleh, seperti bambu dan terpal, diharapkan masyarakat dapat menerapkan budidaya ikan lele secara mandiri serta memanfaatkan lahan kosong untuk menanam tanaman pangan yang bernilai ekonomi.

Ketua Kelompok 1 KKN-TK Desa Kesongo, Wahyu Utomo, menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Baca Juga:  Dirut PT ADS Bojonegoro Jadi Dosen Tamu di Unigoro

“Melalui pembuatan kolam terpal, penebaran benih ikan lele, dan penanaman terong ini, kami berharap masyarakat dapat melihat bahwa ketahanan pangan dapat dimulai dari langkah-langkah sederhana dengan memanfaatkan potensi yang ada di sekitar. Semoga program ini dapat memberikan manfaat dan menginspirasi masyarakat untuk mengembangkannya secara mandiri,” ujar Wahyu Utomo.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN-TK berharap program ketahanan pangan yang telah dilaksanakan dapat menjadi langkah awal dalam meningkatkan pemanfaatan lahan dan budidaya perikanan di Desa Kesongo sehingga mampu memberikan manfaat bagi masyarakat secara berkelanjutan. (Red)