Mahasiswa KKNTK Unigoro Gelar Lokakarya Pembuatan Pupuk Kompos dari Janggel Jagung di Desa Clebung

SuaraBojonegoro.com – Kelompok 09 Kuliah Kerja Nyata Tematik Kolaboratif (KKNTK) Universitas Bojonegoro (Unigoro) menggelar lokakarya pembuatan pupuk kompos dari limbah janggel jagung pada Selasa (21/7/2026) di Balai Desa Clebung, Kecamatan Bubulan, Kabupaten Bojonegoro. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya mahasiswa dalam mendorong pemanfaatan limbah pertanian agar memiliki nilai guna sekaligus mendukung pertanian yang lebih ramah lingkungan.

 

Lokakarya menghadirkan Moh. Yusuf Dawud, S.P., M.Agr., dosen Fakultas Pertanian Universitas Bojonegoro, sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan pentingnya menjaga kesuburan tanah sebagai modal utama dalam kegiatan pertanian. Menurutnya, lahan merupakan aset berharga yang harus dirawat agar tetap produktif dari waktu ke waktu.

Baca Juga:  Fakultas Ekonomi Bakal Bangun Gedung Tiga Lantai, DPRD Jatim Kucurkan Hibah Rp 1,3 Milyar

 

“Di dunia pertanian, lahan adalah sebuah tabungan. Pupuk merupakan tabungan karena mampu mengembalikan unsur hara ke dalam tanah. Sementara itu, kompos digunakan untuk menyokong kebutuhan pupuk sehingga kesuburan lahan tetap terjaga,” ujar Moh. Yusuf Dawud.

 

Beliau juga menjelaskan bahwa limbah janggel jagung yang selama ini sering kali dibuang atau dibakar sebenarnya dapat diolah menjadi pupuk kompos yang bermanfaat. Selain membantu memperbaiki kualitas tanah, pemanfaatan limbah pertanian menjadi kompos juga dapat mengurangi pencemaran lingkungan dan menekan penggunaan pupuk kimia secara berlebihan.

 

Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik pembuatan pupuk kompos secara berkelompok. Peserta mempraktikkan langsung tahapan pembuatan kompos, mulai dari persiapan bahan hingga proses pencampuran. Suasana lokakarya berlangsung interaktif karena peserta aktif berdiskusi dan mengajukan pertanyaan terkait teknik pengomposan yang dapat diterapkan di lahan pertanian mereka.

Baca Juga:  Mahasiswa KKN-TK Unigoro Kelompok 13 Resmi Mulai Pengabdian di Desa Bobol

 

Melalui kegiatan ini, Kelompok 09 KKNTK Unigoro berharap masyarakat Desa Clebung dapat memanfaatkan limbah janggel jagung secara optimal menjadi pupuk organik yang bernilai guna. Dengan demikian, limbah pertanian tidak lagi dipandang sebagai sisa hasil panen semata, melainkan sebagai sumber daya yang mampu mendukung produktivitas pertanian dan kelestarian lingkungan. (Red/Lis)