SuaraBojonegoro.com – Kebakaran lahan tebu terjadi di dekat permukiman warga RT 01 RW 01, Dusun Tanjung, Desa Tanjung, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Selasa (21/7/2026) siang. Berkat kesigapan petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Bojonegoro, kobaran api berhasil dipadamkan sebelum merembet ke bangunan Polindes setempat.
Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Damkarmat Kabupaten Bojonegoro, Ahmad Agus Salim, mengatakan laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 12.17 WIB. Tim dari Pos Ngraho langsung bergerak menuju lokasi tiga menit kemudian dengan mengerahkan satu unit Falcon Fire Truck Pos Ngraho serta dua armada Fire Doom Truck dan Water Supply dari Pos Padangan.
“Begitu menerima laporan, personel segera menuju lokasi dan melakukan upaya pemadaman. Api berhasil dikendalikan dan dipadamkan sekitar pukul 13.45 WIB sehingga tidak sampai meluas ke bangunan di sekitar lokasi,” ujar Ahmad Agus Salim.
Sebanyak 10 personel diterjunkan dalam operasi pemadaman. Berdasarkan hasil asesmen di lapangan, kebakaran diduga dipicu oleh aktivitas pembakaran sampah yang kemudian merembet ke lahan tebu.
Akibat kejadian tersebut, sekitar 30 persen lahan tebu seluas kurang lebih satu hektare mengalami kerusakan dengan estimasi kerugian mencapai sekitar Rp15 juta. Meski demikian, petugas berhasil menyelamatkan bangunan Polindes Desa Tanjung beserta aset yang diperkirakan bernilai sekitar Rp100 juta.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Proses pemadaman juga berlangsung tanpa kendala berarti.
Selain melakukan pemadaman, petugas Damkarmat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pencegahan kebakaran, langkah penanganan awal saat terjadi kebakaran, serta memperkenalkan tugas dan fungsi Damkarmat berikut layanan Call Center yang dapat dihubungi masyarakat saat terjadi keadaan darurat.
Ahmad Agus Salim mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sampah secara sembarangan, terutama pada musim kemarau yang membuat vegetasi kering dan mudah terbakar.
“Kami mengajak masyarakat lebih berhati-hati saat membersihkan lahan atau membakar sampah. Pastikan api benar-benar padam dan jangan meninggalkan pembakaran tanpa pengawasan karena berpotensi memicu kebakaran yang lebih besar,” pungkasnya.
Dalam penanganan kejadian ini, Damkarmat Bojonegoro juga dibantu personel Polsek Tambakrejo, Pemerintah Desa Tanjung, Satpol PP, serta masyarakat setempat. (Red/Lis)








