Reporter : Putut Sugiarto
SuaraBojonegoro.com – Pusat oleh-oleh khas Bojonegoro MIMIKU resmi dibuka pada tanggal 7 Februari 2026 di Jalan Raya Baureno 291 Bojonegoro. Acara soft opening ini dihadiri oleh berbagai stakeholder, termasuk Pemerintah Kecamatan Baureno, Kepala Desa Baureno, Kepala Desa Pasinan, Pimpinan Bimbingan Al-Qur’an Al Muttaqin, pelaku UMKM di kecamatan Baureno, Ketua dan anggota Koperasi Pemasaran Satu Hati FIJ, serta jajaran dari Forum IKM Jawa Timur Kabupaten Bojonegoro yang dipimpin oleh Ibu Silvia Meris.
Resti, selaku owner MIMIKU, menyatakan bahwa pusat oleh-oleh ini bertujuan sebagai wadah silaturahim UMKM Baureno dan Bojonegoro, serta memasarkan produk lokal agar lebih dikenal masyarakat.
“Kami ingin MIMIKU menjadi pusat oleh-oleh yang dapat memperkenalkan produk-produk khas Bojonegoro kepada masyarakat lokal dan luar kota,” ujarnya.
Produk MIMIKU telah tersebar di beberapa Kabupaten, termasuk Lamongan, Tuban, Gresik, Jombang, Mojokerto, Surabaya, dan Malang. Resti berharap bahwa dengan adanya pusat oleh-oleh ini, pelanggan setia produk MIMIKU dari luar kota dapat dengan mudah menemukan produk-produk mereka saat berkunjung ke Bojonegoro.
MIMIKU menawarkan berbagai produk unggulan, seperti tahu susu khas Bojonegoro, snack jadul mie lidi, cookies karakter, makaroni sambal geprek, emping jengkirut, keripik getuk, ledre dan berbagai oleh kue basah.
Selain itu, produk dari anggota Koperasi Pemasaran Satu Hati FIJ juga tersedia aneka keripik, kerupuk rujak, aneka abon, brownies, gapit dan kue kering khas lebaran.
Resti juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan memberikan doa restu atas soft opening MIMIKU.
“Kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kecamatan Baureno, Koperasi Pemasaran Satu Hati FIJ, Forum IKM Jawa Timur Kabupaten Bojonegoro, dan semua pihak yang telah membantu kami. Semoga pusat oleh-oleh ini bermanfaat dan berkembang dengan barokah,” tambahnya.
Acara soft opening MIMIKU juga dimeriahkan dengan pemberian ucapan selamat dan sukses berupa karangan bunga dari berbagai pihak. Dengan dibukanya pusat oleh-oleh ini, diharapkan dapat meningkatkan perekonomian lokal dan memperkenalkan produk-produk khas Bojonegoro kepada masyarakat yang lebih luas. (Put/Red)








