SuaraBojonegoro.com – Pekerjaan jalan rigid beton di Desa Prambatan, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro, yang bersumber dari Program Bantuan Khusus Keuangan Desa (BKKD) Tahun Anggaran 2025 menjadi perbincangan warga. Hal ini menyusul munculnya keretakan pada sebagian permukaan jalan yang baru selesai dicor. Rabu (07/01/2026).
Kepala Desa Prambatan, Eko Purwanto, menegaskan bahwa pihaknya telah menindaklanjuti persoalan tersebut. Ia menyampaikan telah menginstruksikan Tim Pelaksana Kegiatan (Timlak) untuk segera melakukan klarifikasi dan memastikan kualitas pekerjaan sesuai spesifikasi.
“Iya, terkait itu Timlak sudah saya sampaikan untuk melakukan tindak lanjut. Timlak juga sudah saya suruh konfirmasi soal kualitas ready mix-nya,” ujar Eko Purwanto
Eko menekankan bahwa sejak awal pelaksanaan, dirinya terus mengingatkan Timlak agar berhati-hati dalam menjaga mutu dan kualitas pekerjaan. Menurutnya, kesamaan visual saja tidak cukup, tetapi kualitas harus dapat dibuktikan secara teknis.
“Soal pelaksanaan, Timlak sudah sering saya kasih masukan agar hati-hati dengan mutu dan kualitas spesifikasi barang. Soalnya bisa dilihat sama, tapi kualitas harus dibuktikan pakai alat tes uji, baik besi, material lain, maupun ready mix harus sesuai. Apalagi masyarakat sudah paham dan ikut mengawasi program serta kualitas jalan,” tegasnya.
Sementara itu, perwakilan Timlak Desa Prambatan, Ahmad Nurkhozin ketika dikonfirmasi terkait hal tersebut membenarkan adanya keretakan pada hasil pengecoran jalan rigid beton tersebut. Ia menyebutkan bahwa temuan itu telah disampaikan kepada pihak penyedia.
“Iya, ini dari Timlak sudah menyampaikan adanya keretakan kepada penyedia,” katanya.
Terkait penyebab keretakan, Ahmad menjelaskan bahwa salah satu faktor yang diduga berpengaruh adalah kondisi cuaca saat pengecoran berlangsung. Akan tetapi untuk memastikan kualitas pihaknya perlu melakukan uji laboratorium.
“Soal keretakan, faktor waktunya saat dituang kondisi hujan. Untuk kualitas, dari Timlak memang belum melakukan uji laboratorium,” ungkapnya.
Pemerintah desa berharap pelaksanaan program BKKD benar-benar menghasilkan infrastruktur yang berkualitas dan bermanfaat jangka panjang bagi masyarakat Desa Prambatan. (Why/Red)








