Progran BKKD Pancur Rampung dan Langsung di Monev, Segera Dorong Peningkatan Ekonomi Warga

Reporter : Waluyo Wahyu Utomo

SuaraBojonegoro.com – Pembangunan jalan aspal melalui Program Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) Tahun Anggaran 2025 di Desa Pancur, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, yang telah dinyatakan selesai, langsung mendapat perhatian dari Inspektorat Kabupaten Bojonegoro. Senin (22/12/2025).

 

Kepala Desa Pancur, H. Lulus Pujiono, mengatakan bahwa kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) oleh Inspektorat dilakukan sehari setelah pekerjaan rampung. Hal ini merupakan bagian dari pengawasan pelaksanaan program BKKD agar sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

 

“Selang sehari setelah pekerjaan selesai langsung dilakukan monev oleh Inspektorat. Kami menyambut baik karena ini bagian dari pengawasan agar pelaksanaan sesuai aturan,” ujar Lulus Pujiono

Baca Juga:  Industri Olahan Hasil Pertanian Tingkatkan Ekonomi

 

Ia menjelaskan, pembangunan jalan aspal tersebut merupakan program prioritas yang bersumber dari APBD Kabupaten Bojonegoro Tahun Anggaran 2025 dengan total nilai anggaran sebesar Rp747.656.640. Pekerjaan dilakukan pada ruas jalan sepanjang 387 meter dengan lebar 4,5 meter.

 

Adapun anggaran BKKD tersebut dicairkan dalam dua tahap, yakni Tahap I sebesar Rp373.828.320 dan Tahap II sebesar Rp373.828.320. Menurut Lulus, keberadaan jalan aspal tersebut sangat dibutuhkan masyarakat Desa Pancur untuk menunjang mobilitas harian serta mendukung aktivitas ekonomi warga.

 

“Kami berkomitmen untuk menjaga kualitas pekerjaan agar benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Pancur,” imbuhnya.

 

Program BKKD sendiri merupakan salah satu skema bantuan keuangan dari Pemerintah Kabupaten Bojonegoro kepada desa yang bertujuan mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Dengan adanya pengawasan pasca pekerjaan, diharapkan hasil pembangunan dapat dipertanggungjawabkan secara teknis maupun administrasi. (Why/red)