Jelang Natal dan Tahun Baru 2026 Dinas Perhubungan Matangkan Persiapan Transportasi

Reporter : Putut Sugiarto

 

SuaraBojonegoro.com – Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bojonegoro mematangkan berbagai persiapan pengamanan transportasi. Langkah ini merupakan tindak lanjut hasil rapat koordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Perhubungan, serta Polda Jawa Timur.

 

Kepala Dinas Perhubungan Bojonegoro, Aan Syahbana menyampaikan bahwa fokus utama persiapan Nataru meliputi peningkatan keselamatan transportasi, baik di jalur darat maupun penyeberangan sungai, serta kelancaran arus lalu lintas di sejumlah titik rawan kemacetan dan rawan kecelakaan, Rabu (10/12/2025).

 

Hasil rapat dengan Kemendagri dan Kementrian Perhubungan, juga hasil rapat dengan Polda, Persiapan untuk natal dan tahun baru untuk kawasan Kabupaten Bojonegoro, Dinas Perhubungan Kabupaten Bojonegoro fokus pada keselamatan transportasi baik di darat maupun penyeberangan disungai, kemudian kelancaran arus lalu lintas terutama di titik-titik rawan macet kemudian di tempat-tempat rawan kecelakaan.

Baca Juga:  Permudah Daftar Uji Kir Kendaraan, Dishub Bojonegoro Luncurkan Aplikasi 'Sukirno'

 

“Prinsipnya kami fokus dengan keselamatan transportasi, ” Ungkap Aan yang juga alumnus Smasa Bojonegoro 1993.

 

Aan juga menambahkan juga terkait dengan persiapan sarana dan prasarana transportasi termasuk di terminal, di KAI, perlintasan KAI dan di angkutan umum. Beberapa hal yang dilaksanakan oleh Dinas Perhubungan Bojonegoro melakukan identifikasi titik-titik rawan di kabupaten bojonegoro, di perlintasan kereta api, KAI juga dibeberapa pasar tradisional kemudian di tempat wisata dan juga pusat-pusat keramaian diantaranya di tempat wisata dander, khayangan api dan juga di Wonocolo.

 

Selain itu juga dibeberapa daerah rawan kecelakaan misalkan di jalur-jalur provinsi mulai padangan sampai babat kemudian di wilayah-wilayah tikungan dan jalur-jalur darat di wilayah selatan.

 

Penyeberangan sungai dan sungai menjadi perhatian dinas perhubungan bojonegoro karena saat nataru nanti penyeberangan sungai bisa jadi ramai.

 

Kemudian persiapan sarana dan prasarana misalkan diterminal meskipun terminal tidak wilayah kewenangan dinas perhubungan tetapi pihak dishub bojonegoro selalu melakukan koordinasi terminal untuk pemeriksaan angkutan bus dengan melakukan cek kendaraan, menyiapkan pos kesehatan. Terkait dengan perlintasan Kereta Api khususnya yang menjadi koordinasi Dishub.

Baca Juga:  Kadishub: Jika Ada Pungli Jukir, Laporkan Saja Disertai Bukti

 

“Dinas Perhubungan jugamelakukan penjagaan ekstra karena memang lalu lintas KAI ada penambahan. Sementara untuk perlintasan kereta api tidak resmi akan ditutup oleh Dishub jika tidak ada penjaganya, ” imbuh Aan.

 

Selain persiapan nataru, dishub juga akan melakukan rekayasa lalu lintas jika ada kemacetan lalu lintas. Dikabupaten bojonegoro ada beberapa ruas jalan cukup padat. Selain itu, beberapa posko juga akan disiapkan oleh dishub bojonegoro bekerjasama dengan polres. Tetapi dishub tidak mendirikan posko sendiri akan tetapi bekerjasama dengan polres dan akan aktif dibeberapa pos dimulai tanggal 18 atau 19 desember 2025. (Put/Red)