SuaraBojonegoro.com — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) kelompok 07 dari Universitas Bojonegoro sukses menggelar sosialisasi dan pelatihan pemasaran digital untuk pelaku UMKM di Desa Sambongrejo . Kegiatan ini bertujuan untuk membekali para pelaku usaha dengan pengetahuan dan keterampilan dalam memanfaatkan media sosial sebagai alat promosi yang efektif di era digital. Selasa (12/8/2025).
Pelatihan ini mencakup berbagai materi, mulai dari dasar-dasar digital marketing, cara membuat konten visual yang menarik, hingga tips praktis mengelola akun media sosial seperti Instagram, Facebook, dan TikTok. Para peserta diajarkan cara mengambil foto produk yang profesional menggunakan ponsel pintar dan membuat narasi yang memikat untuk menarik perhatian konsumen.
“Kami sadar banyak UMKM punya produk berkualitas, tapi seringkali terkendala dalam hal pemasaran. Melalui pelatihan ini, kami ingin mereka tidak lagi hanya mengandalkan promosi dari mulut ke mulut, tapi juga bisa memanfaatkan platform digital yang jangkauannya jauh lebih luas,” ujar Ardhani Naufal selaku ketua KKNTK.
Antusiasme peserta terlihat jelas saat sesi praktik. Mereka aktif bertanya dan mencoba langsung tips-tips yang diberikan, mulai dari cara membuat caption yang efektif hingga penggunaan hashtag yang relevan. Yunar selaku pemimpin UMKM Srikandi juga mengungkapkan rasa syukurnya.
“Pelatihannya sangat bermanfaat. Dulu saya kurang paham cara jualan di Instagram, sekarang jadi lebih paham. Semoga ini bisa meningkatkan penjualan saya,” katanya.
Program ini diharapkan tidak hanya memberikan dampak jangka pendek, tetapi juga menjadi bekal bagi para pelaku UMKM untuk terus berinovasi dan mengembangkan usahanya secara mandiri. Kolaborasi antara mahasiswa KKN dan masyarakat ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi dari berbagai pihak dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan. (Red/Lis)








