557 Atlit PSHT Ikuti Kejurkab Antar Ranting, Untuk Peroleh Bibit Atlit Prestasi Untuk Bojonegoro

Reporter : Bima Rahmat 

 

SuaraBojonegoro.com – Sebayak 557 atlet Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Bojonegoro, Kabupaten, Pusat Madiun, ikutu kjuaraan Pencak Silat Antar Ranting ke-XIX Tahun 2025. Ajang 2 tahunan ini digelar di Gedung Puslat Gatari Kirana, Desa Pelesungan, Kecamatan Kapas. Dalam pembukaan pertandingan dihadiri Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, Ketua Cabang SH Terate Bojonegoro, Wahyu Subakdiono, para sesepuh SH Terate, Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Bojonegoro, unsur Muspida Kabupaten Bojonegoro, serta para ketua perguruan pencak silat se-Kabupaten Bojonegoro. Minggu (21/12/25).

‎Dalam sambutannya, Ketua Cabang SH Terate Bojonegoro Wahyu Subakdiono menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Bojonegoro yang mendukung setuap kegiatan SH Terate. Selain itu drinya juga mengapresiasi rencana pemerintah daerah yang akan mendatangkan pelatih bagi para atlet pencak silat.

 

Menurutnya, dukungan pelatih yang terkoordinasi dan berkelanjutan sangat penting untuk meningkatkan kualitas pembinaan serta memperkuat prestasi pencak silat Bojonegoro di berbagai kejuaraan.

 

“Langkah tersebut mampu mendorong lahirnya atlet berprestasi hingga meraih medali di tingkat nasional,” katanya.

Baca Juga:  Guna Raih Prestasi, Atlit SH Terate Cabang Bojonegoro Datangkan Pelatih Pencak Silat Nasional

‎Dalam kesepakatan yang sama Bupati Bojonegoro Setyo Wahono mengapresiasi SH Terate dan panitia atas terselenggaranya kejuaraan yang diikuti peserta dari 28 kecamatan serta komisariat, dengan total 557 atlet. Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, mendukung penuh kegiatan positif yang berorientasi pada pembinaan generasi muda agar sehat, berkarakter, dan berprestasi.

‎“Kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana mempererat persaudaraan dan silaturahmi, sekaligus menanamkan jati diri SH Terate sebagai manusia berbudi luhur dan mampu mengendalikan diri dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.

‎Ia juga berharap para atlet menyalurkan prestasi melalui ajang resmi, bukan pertandingan liar, seraya mengapresiasi terjaganya kebersamaan antar perguruan di Bojonegoro. Kejuaraan kemudian dibuka secara resmi dengan pemukulan gong. ‎Kejuaraan Antar Ranting menjadi agenda strategis SH Terate Bojonegoro dalam pembinaan, evaluasi, dan penjaringan atlet berprestasi.

‎Dari data yang dihimpun pertandingan dilaksanakan dalam dua sesi, yakni pukul 08.00–12.00 WIB dan 19.00–22.00 WIB, di beberapa gelanggang secara bersamaan.

Baca Juga:  Polres Bojonegoro Siapkan Pengamanan Untuk Kelancaran Pengesahan Warga Baru PSHT

‎Panitia mempertandingkan berbagai kategori, mulai kelas remaja hingga dewasa, Putra (PA) dan Putri (PI), guna memastikan kompetisi yang adil dan berjenjang. Peserta berasal dari sejumlah ranting, antara lain Kalitidu, Kedungadem, Dander, Trucuk, Baureno, Kapas, Ngambon, Bubulan, Sumberrejo, Gayam, Padangan, hingga Kedewan. Kejuaraan ini juga melibatkan komisariat perguruan tinggi, di antaranya Universitas Bojonegoro dan STIE Cendekia.

‎Selain nomor tanding, kejuaraan juga mempertandingkan kategori seni pencak silat, meliputi Tunggal Putri Remaja, Tunggal Putra Remaja, dan Regu Putri Remaja. Pada nomor ini, para pesilat menampilkan rangkaian jurus dengan penekanan pada unsur wiraga, wirama, dan wirasa, sekaligus menjadi upaya pelestarian nilai seni dan budaya pencak silat.

‎Kejuaraan Antar Ranting SH Terate Bojonegoro ke-XIX Tahun 2025 dijadwalkan berlangsung hingga 24 Desember 2025. Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini diharapkan mempererat persaudaraan antarwarga SH Terate serta melahirkan atlet-atlet potensial yang siap bersaing di level lebih tinggi. (Bim/red).