10 Tahun Proses Sertifikat Belum Jadi, 7 Warga Ngampel Datangi Balai Desa

oleh -0 views

SuaraBojonegoro.com — Tujuh warga Desa Ngampel, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, mendatangi kabtor Balai Desa setempat pasalnya rasa kecewa terhadap Kepala Desa tak mampu dibendung lagi, karena tidak ada  kelanjutan proses pengurusan sertifikat tanah mereka. Kamis (9/1/2020).

Salah satu warga, Suyono warga RT 5 RW 2 mengatkan, ia  mewakili 2 warga Paimin & Sukarsi yang telah memberikan kuasa kepadanya untuk menagih janji Kepala Desa Pujianto atas sertifikan mereka yang diuruskan kades dan sudah menyerahkan uang sekitar Rp15 juta pada tahun 2019 lalu, namun hingga saat ini belum ada kejelasannya.

“Kami sudah membayar, namun lebih dari 10 tahun sertifikat yang diharapkan tak selsai , dan uang lima belas juta sudah siserahkan ke  Kades, ini ada bukti kwitansi,” Kata Suyono.

Menurut penuturannya, selain 7 orang yang datang ke balai desa, masih banyak lagi warga yang mengurus Sertifikat namun tak kunjung terbit. Ada sekitar 20 orang lebih yang disampaikan, namun tidak semua datang.

Dari 20 orang itu ia memperkirakan uang yang sudah disetor bisa mencapai Rp . 100 juta.
” Ada yang menggunakan kwitansi, ada juga yang tidak, selain ke Kades juga ke Kasun Jumadi,” Tuturnya.

Kedatangan mereka ke Balai Desa juga tidak mendapatkan hasil apapun. Kepala Desa tengah berada di Surabaya, dan Kasun Jumadi juga sedang menderita sakit.

Akhirnya mereka berinisiatif mendatangi kantor BPN untuk mempertanyakan status pendaftaran sertifikat tanah mereka.

Dari penjelasan petugas di kantor BPN, Suyono terkejut, pasalnya masih banyak tanah milik warga yang belum didaftarkan kepengurusan sertifikatnya. Padahal biaya untuk mengurus sertifikat tanah sudah diserahkan sejak bertahun-tahun lalu.

Sementara itu Kepala Desa Ngampel Pujianto saat dikonfirmasi mengenai permasalahan tersebut mengatakan akan melakukan mediasi.

“Besok hari jum’at bisa untuk mediasi, terima kasih atas peran serta membantu pelayanan masyarakat, memang masih ada pengurusan sertipikat, dengan adanya bantuan dari awak media semua jadi baik.” Jelasnya melalui pesan singkat. (Sas/Lis)