Ruang Gerak Medsos Mengarah ke Prostitusi Online di Bojonegoro Harus Segera Dibatasi

oleh -77 views

Reporter : Tata Monika

SuaraBojonegoro.com – Terbongkarnya kasus Mucikari Online oleh seorang perempuan berinisial YLT warga Tanjungharjo kecamatan Kapas Bojonegoro, yang berdampak meresahkan sebagian masyarakat Bojonegoro, Sekretaris Komisi C DPRD Bojonegoro, Hj. Wahyuni Susilowati memberikan apresiasi kepada Polres Bojonegoro yang berhasil mengamankan mucikari online di Bojonegoro.

Pihaknya juga sangat memprihatinkan banyaknya perempuan yang menjadi korban dan diperdagangkan sebagai pekerja seks komersial, dirinya juga berharap Polisi bisa terus melakukan pengembangan kasus ini dan mencari mucikari – mucikari lainnya yang diduga masih ada di Bojonegoro, dan melakukan pembatasan adanya medsos yang mengarah ke Prostitusi Online.

Wahyuni Susilowati juga menyampaikan bahwa tidak sedikit perempuan yang menjadi korban dan diperdagangkan oleh Pelaku, Susi meyakini masih banyak lagi dan bukan belasan.

“Saya berharap pak Polisi melakukan pengembangan lebih jauh lagi, dan menangkap para pelaku mucikari yang sengaja menjual perempuan untuk laki laki sebagai pemuas nafsu,” Kata perempuan yang biasa dipanggil Mbak Susi ini. Selasa (10/1/19).

Tidak hanya itu Susi juga menduga kasus prostitusi online sudah ada berlangsung sejak lama, karena melihat korbannya yang banyak. Juga terhadap hotel – hotel yang biasa digunakan untuk bertransaksi atau melakukan tindakan mesum, “karena jika hotel bebas menerima tamu akan bisa menjadi peluang juga,” Tambah Susi.

Kasus prostitusi atau perdagangan orang sebagai pekerja seks komersial (PSK) ini juga bukan menjadi tanggung jawab kepolisian saja, namun menjadi tanggung jawab semua pihak, karena semua didasari mental dan moral terlebih pada kebutuhan ekonomi yang bisa menyebabkan mereka bisa melakukan tindakan prostitusi online.

Susi juga berharap dalam hal ini pemerintah segera mengambil langkah guna mengurangi atau membatasi adanya tindakan prostitusi online baik melalui media sosial maupun jaringan lainnya. (Nik/Sas)