Pasukan BKO Polda Jatim Siap Amankan Pilkades Serentak 2019

oleh -370 views

SuaraBojonegoro.com – Untuk mengecek kesiapan personel, sarana, dan prasarana sebelum diterjunkan untuk melaksanakan pengamanan pada Pilkades Serentak Gelombang II Tahun 2019 di Kabupaten Bojonegoro pada 26 Juni mendatang, Polres Bojonegoro melaksanakan Apel Penerimaan Pasukan BKO Polda Jatim dan Serpas (Pergeseran Pasukan) ke Polsek Jajaran Polres Bojonegoro yang digelar di Alun alun Bojonegoro, pada Selasa (25/06/2019) pagi.

Apel Penerimaan dan Pergeseran Pasukan BKO Polda Jatim dipimpin oleh Bupati Bojonegoro, Dr. Hj. Anna Muawanah, dengan dihadiri oleh Forpimda dan diikuti personel BKO Pengamanan TPS sejumlah 550 personel dari 10 Polres di antaranya Polres Gresik, Jombang, Mojokerto Kota, Mojokerto Kabupaten, Kediri Kota, Kediri Kabupaten, Madiun Kota, Madiun Kabupaten, Magetan dan Tulungagung.

Disampaikan oleh Bupati Bojonegoro, bahwa diselenggarakan Apel itu dengan tujuan untuk mengecek kesiapan personel, sarana, dan prasarana sebelum diterjunkan untuk melaksanakan pengamanan.

Menurut Bupati, Pilkades dapat dikatakan sebagai penanda utama demokrasi tingkat bawah, karena masyarakat diajak untuk ikut serta menentukan pemimpinnya secara langsung pada periode mendatang. Pilkades tahun 2019 memiliki kompleksitas kerawanan dan karakteristik yang khas, karena dilaksanakan secara serentak sebanyak 154 Desa.

“Kondisi ini akan menuntut adanya upaya maksimal dari pihak keamanan terutama Kepolisian untuk dapat menjaga stabilitas situasi kamtibmas di Kabupaten Bojonegoro, karena keterbatasan jumlah personel di Polres Bojonegoro maka bantuan perkuatan keamanan didatangkan dari Polres jajaran Polda Jatim dan Sat Brimob Polda Jatim,” terang Bupati Bojonegoro, Dr. Hj. Anna Muawanah.

Sementara, Personel yang melaksanakan BKO dari 10 Polres yang masing masing berjumlah 55 personel akan ditempatkan di masing-masing desa sesuai dengan penempatan personel yang telah ditentukan, dan pasukan Power on hand Kapolres Bojonegoro yaitu dari Dalmas Polres Tuban, Lamongan, Nganjuk, dan Ngawi sejumlah 100 personel dan 125 personel dari Sat Brimob Polda Jatim akan ditempatkan di desa-desa yang memiliki kerawanan cukup tinggi. (Lis/SB)