Cegah Mobilisasi Massa People Power Polisi Razia Di Stasiun Bojonegoro

oleh -302 views

SuaraBojonegoro.com – Untuk mengantisipasi adanya pergerakan massa atau people power jelang penetapan hasil rekapitulasi penghitungan suara Pemilu 2019 pada Rabu (22/05/2019), aparat dari Polres Bojonegoro pada Senin (20/05/2019) malam, laksanakan razia dan pemeriksaan terhadap para penumpang kereta api yang hendak bepergian dari Stasiun Bojonegoro menuju Jakarta.

Kegiatan tersebut sebagai bentuk pencegahan atau penyekatan terhadap kemungkinan adanya warga Bojonegoro yang akan mengikuti aksi people power di Jakarta tersebut, karena aksi people power diprediksi berpotensi memunculkan gelombang demonstrasi dan dapat menimbulkan gesekan dan memicu perpecahan sesama anak bangsa.

Razia dipimpin oleh Wakapolres Bojonegoro, Komisaris Polisi (Kompol) Achmad Fauzy SIK SH MIK,didampingi Kabag Ops Polres Bojonegoro, Kompol Teguh Santos SE, dan Kapolsek Bojonegoro Kota, Kompol Eko Dhani Rinawan SH, dan melibatkan 60 personel gabungan dari Polres Bojonegoro dan Polsek Bojonegoro Kota.

Wakapolres Bojonegoro, Komisaris Polisi (Kompol) Achmad Fauzy SIK SH MIK, dalam keterangannya menuturkan bahwa pihaknya bersama pihak stasiun Bojonegoro melakukan razia atau pemeriksaan yang pertama untuk mengidentifikasi masing-masing person dan yang kedua barang-barang bawaan masing-masing penumpang

“Untuk sementara sampai saat ini tidak ditemui kecurigaan-kecurigaan dan kegiatan-kegiatan masayarakat masih bersifat normal, yaitu kepentingan keluarga dan kepentingan bisnis yang mengarah ke jakarta,”

Wakapolres juga menuturkan, bahwa untuk kegiatan penyekatan di stasiun kereta api Bojonegoro tersebut, saat ini dilakukan sehari tiga kali.

“Ini adalah kegiatan yang kami lalkukan malam hari,” tuturnya mengimbuhkan

Selain itu, lanjut Wakapolres, seluruh jajaran polsek di wilayah hukum Polres Bojonegoro, juga melakukan kegiatan yang sama, yang dilakukan per rayon, baik razia di jalan maupun di tempat-tempat terjadinya titik berkumpulnya masyarakat, seperti di terminal atau di tempat-tempat mobilitas massa.

“Inshaa Allah sampai detik ini kita nyatakan kondisinya masih kondusif, aman, mungkin karena kita juga bekerja dengan masyarakat, dan masyarakat juga menyadari untuk saling menjaga atau Jogo Bojonegoro bareng-bareng.”

Diharapkan masyarakat Bojonegoro tidak ada yang berangkat untuk mengikuti aksi people power, sehingga situasi keamanan di Indonesia tetap kondusif, aman, nyaman dan damai, sehingga pembangunan dapat berjalan dengan lancar. (Lis/SB)