Orang Ini Meninggal Saat Mencari Hiburan Di Rel Bengkong, Ditemukan Obat Kuat Disakunya

oleh -273 views

Reporter : Sasmito

SuaraBojonegoro.com – Seorang warga ditemukan meninggal di Lokasi sekitar warung Rel Bengkong atau jalan Pondok Pinang Kelurahan Ngrowo, Kecamatan Kota Bojonegoro, Jum’at (27/4/19).

Dari Data yang dihimpun SuaraBojonegoro.com, korban diketahui bernama Lasiran (64) warga Dusun Karangwaru Rt/Rw. 15/03 Desa Sarirejo Kecamatan Balen, pada pukul 20.00 WIB diketahui oleh Patekun teman korban yang yang saat itu keluar dari rumah. Kemudian dijalan bertemu dengan korban.

Kapolsek Bojonegoro Kota, Kompol Eko Dani menjelaskan bahwa bertemu dengan korban, kemudian korban ikut dengan saksi dan hendak mencari hiburan karena kesepian. “Selanjutnya Patekun, bersama korban pergi ke Jalan Pondok pinang Keluragan Ngrowo untuk mencari hiburan,” terang Kompol Eko Dani.

Disampaikan pula , bahwa setelah sampai dilokasi, Patekun menurunkan korban di jalan, dan setelah itu Patekun pergi untuk menarik tagihan listrik ke warung milik warga yang menyalur listrik diwarung milik korban, “kemudian Patekun sekitar jam 23.30 WIB hendak menjemput korban, namun Patekun kaget setelah mengetahui Lasiran tergeletak dipinggir jalan,” Lanjut Kapolsek Kota.

Kemudian Patekun Mendatangi keluarga korban dan menyampaikan peristiwa yang terjadi bahwa Lasiran tergeletak ditanah di TKP (Tempat Kejadian Perkara), dan tidak berselang lama keluarga korban datang ke lokasi dan melaporkan kejadian tersebut ke polsek Kota Bojonegoro.

Mendapati laporan tersebut, kemudian petugas mendatangi TKP dan ternyata benar telah diketemukan korban dalam keadaan tergeletang dengan posisi terlentang ditanah adapun letak kepala korban berada di sebelah timur dan kaki berada disebelah barat serta memakai baju lengan panjang warna biru tua dan kaos dalam warna hijau, memakai celana kain panjang warna biru tua dan sandal berada disamping korban.

Polisipun melakukan pemeriksaan terhadap korban yang diketahui sudah dalam keadaan meninggal dunia, dan didalam saku sebelah kanan korban diketemukan uang sebesar Rp454.000,- dan 3 (Tiga) bungkus obat kuat merk Empedu Kobra.

“Tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan, ditubuh korban, kemudian mayat korban kita evakuasi ke RSUD Sosrodoro Djatikusumo,” Pungkas Kompol Eko Dani.

Dari hasil pemeriksaan pihak rumah sakit terhadap mayat korban, diduga korban meninggal akibat serangan jantung. Namun dari hasil keterangan yang didapat Polisi dari keterangan anak korban, bahwa korban pernah mengalami sakit komplikasi paru-paru dan jantung stadium 3 pada tahun 2008. (Sas*)