Departemen Teknik Fisika Institut Teknologi ITS Bertemu Para Ahli EMCL di Lapangan Blok Cepu

oleh -40 views

SuaraBojonegoro.com – Kunjungan mahasiswa ke Lapangan minyak dan gas Banyu Urip tidak hanya sekadar melihat fasilitas, namun juga bagian dari implentasi link and match. Melalui kegiatan ini, dunia pendidikan, khususnya mahasiswa diharapkan akan memahami apa saja yang harus mereka siapkan ketika akan bekerja di perusahaan.

Hal tersebut diungkapkan Dhany Arifianto, Kepala Departemen Teknik Fisika Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya saat kunjungan ke Lapangan Banyu Urip, Selasa (19/3/2019).

“Jadi kunjungan ini bagian dari harapan kami, bertemu dengan para ahli ExxonMobil untuk saling bertukar pikiran,” ucapnya.

Menurut Dhany, kurikulum di dunia pendidikan saat ini mengharuskan mahasiswa belajar dengan konsep “problem based”. Sehingga, mahasiswa harus banyak terjun ke dunia praktis untuk melihat kasus-kasus nyata dari apa yang dipelajari.

“Kami ke sini bersama dengan tim laboratorium vibrasi dan akustik, mahasiswa S1 dan S2, juga tim dosen. Semoga bisa membawa buah pikiran yang baik,” imbuhnya.

Rombongan ITS diterima oleh Operations Technical supervisor ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), Octavinus Danang bersama tim engineer EMCL alumni ITS. Pada kunjungan tersebut, peserta diberikan penjelasan mengenai operasi Lapangan Banyu Urip yang dioperatori EMCL.

“Kami berusaha untuk menghasilkan yang terbaik untuk negara,” ucap Octavianus seraya menyampaikan apresiasi kepada tim ITS yang telah memberi masukan berharga untuk kesuksesan operasi di Lapangan Banyu Urip.

Setelah diskusi, tim ITS diajak mengunjungi fasilitas pengolahan minyak dan gas di Lapangan Banyu Urip. Di sana, peserta juga dijelaskan dinamika-dinamika dalam menjalankan fasiltas pengolahan berteknologi tinggi.

Kunjungan kampus hari ini merupakan seri keempat di tahun 2019. Pada Senin kemarin (18/3/2019) kunjungan yang sama dilaksanakan oleh mahasiswa Teknik Informatika Sekolah Tinggi Teknologi Ronggolawe (STTR) Cepu. (Lis/SB)