Sarasehan Sinau Bareng Desa Bersama Ademos, Peringati Ultah Ke 12 

oleh

Oleh : Tata  Monika

SuaraBojonegoro.com – Asosiasi untuk Demokrasi dan Kesejahteraan Sosial (Ademos) memperingati ulang tahunnya yang ke 12 di Pendopo Malowopati Kabupaten Bojonegoro. Dalam rangka memperingati hari lahirnya, Ademos menggelar sarasehan sinau bareng dengan tema “Desa sebagai Pilar Ketahanan Pangan Nasional”.

Hadir dalam acara tersebut sebagai Narasumber Dr. Arie Sujito Dosen Tetap Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Gadjah Mada serta mantan Satuan Tugas (satgas) Dana Desa. Selain itu Ademos juga mengundang Direktur Utama PT Petrokimia Gresik yang dalam hal ini diwakili oleh Bapak Wisma selaku general manager PT Petrokimia, untuk membagikan pengalamannya selama berkecimpung di bidang ketahanan pangan khususnya pertanian nasional.

Acara sarasehan yang dihadiri oleh unsur-unsur pemerintah desa, gabungan kelompok tani (Gapoktan), Gabungan Kelompok Ternak, serta kelompok Usaha Mikro Kecil dan Menengah berlangsung sejak pukul 14.00 dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab seputar tema pertanian dan ketahanan pangan yang ada di Bojonegoro.

Selama 12 tahun berkiprah dalam Sinau Bareng (belajar bersama), Ademos mengikrarkan diri menjadi bagian dari perjuangan masyarakat desa untuk pemerataan kesejahteraan.

Moh. Kundori selaku Ketua Ademos dalam sambutannya menegaskan kembali peran dan tantangan Ademos ke depan adalah menemani masyarakat desa menuju desa yang mandiri dalam segala bidang terutama di bidang pangan.

“Desa harus menjadi pilar ketahanan pangan nasional, segala potensi yang ada di desa ke depan harus kita kelola dan kita kemas secara kreatif. Kata Moh. Kundori.

Wakil Bupati Bojonegoro Drs. Budi Irawanto, M.Pd juga hadir memberikan sambutan dan pengarahan dalam acara kali ini. Beliau sebagai wakil dari Pemerintah Kabupaten Bojonegoro sangat mendukung kegiatan-kegiatan yang sudah dilakukan oleh Ademos.

Beliau juga berharap Ademos dengan kegiatan-kegiatannya bisa melangkah ke wilayah yang lebih luas lagi, tidak hanya di wilayah Bojonegoro bagian barat tetapi juga ke wilayah selatan dan timur.

Sebelum menyampaikan materi yang pertama, Arie Sujito turut menambahi apa yang disampaikan oleh Wakil Bupati Bojonegoro tentang manfaat adanya organisasi Ademos dan yang serupa dengannya.

“Keberadaan organisasi seperti Ademos di desa merupakan nadi perubahan di tingkat lokal. Ia menjadi tempat bagi anak-anak muda bersama aktivis desa untuk belajar menggali dan mengembangkan potensi yang ada di desa.” Kata Arie Sujito.  (Lis/SB)