Mayat Yang Ditemukan di Ngrejeng Purwosari Ternyata Korban Tenggelam Saat Banjir

oleh -30 views

Reorter : Bima Rahmat

SuaraBojonegoro.com – Penemuan jenazah tanpa identitas di wilayah hukum Polsek Purwosari, Kabupaen Bojonegoro, pada hari Minggu (10/03/19) diduga merupakan korban tenggelam saat banjir. Senin (11/03/19).

Menurut keterangan Warimin, salah satu saksi dan sekaligus Kades Ngrejeng, menyatakan bahwa waktu kejadian ditemukan sekira pukul 15.00 WIB dan dilaporkan pukul 17.00 WIB, sedangkan tempat kejadian perkara (TKP) di pekarangan di bibir kali gandong milik Djambar, turut Desa Ngrejeng, RT 08/RW02, Kecamatan Purwosari.

“Komdisi jenazah sudah membusuk, diperkirakan sudah meniggal 5 hari,” katanya.

Adapun kronologi kejadian penemuan jenazah dengan ciri memakai celana pendek kolor hitam dan memakai baju lengan pendek tersebut bermula saat seorang pemburu biawak bernama Rambi (60), telah menemukan mayat. Setelah itudirinya melaporkan ke Kades Ngrejeng.

“Kemudian bersama anggota reskrim dan anggota jaga meluncur ke TKP dan mayat sudah membusuk,” ujarnya.

Warga Desa Ngrejeng, dan sekitarnya tidak mengenali korban dan tidak ada kabar orang hilang. Tidak lama kemudian datang lasdi (45), warga Dusun Sumur Pandan RT 27/RW05 Desa Gayam, Kecamatan Gayam, yang mengaku kehilangan keluarganya sejak hari Jumat tanggal 01 Maret 2019.

“Tidak lama kemudian tim Inafis, Polres Bojonegoro datang mayat selanjutnya dibawa ke RSUD Bojonegoro, untuk dilakukan otopsi luar,” jelasnya.

Dari ciri-ciri pada jenazah, dibenarkan bahwa mayat tersebut adalah Lasiman bin Salekan, hal tersebut dikenali oleh kakak kandungnya bernama Lasdi, dari ciri-ciri baju yang dikenakan terakhir baju lengan pendek motif kotak-kotak celana pendek kolor warna biru.

“Terakhir dia (korban.red) memakai baju kotak-kotak dan memakai celana hitam,” pungkas Lasdi.

Sementara itu, Kasubag Humas Polres Bojonegoro, AKP Isma, kepada suarabojonegoro.com, mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah menemukan jenazah yang semula belum diketahui identitasnya. Sehingga dengan laporan masyarakat tersebut dapat dilakukan tindakan yang cepat dan tepat.

“Untuk menjadikan terang siapa si Mr. X ini, dan alhamdullilah dengan kerjasama yang baik dengan Instansi dan masyarakat, si Mr X bisa di temukan dan di serahkan kepada keluarganya,” pungkasnya. (Bim/red).