Pergi Kerumah Kakek, Bocah Ini Ditemukan Meninggal Di Irigasi Ngampal – Sumberrejo

oleh -57 views

Reporter : Arum Sekar

SuaraBojonegoro.com – Bocah usia 9 tahun ditemukan meninggal dunia setelah berpamitan untuk pergi kerumah kakeknya di Dukuh Mvlbarong, Desa Ngampak, Kecamatan Sumberrejo, Bojonegoro, Jawa Timur, Korban bernama M Rafli Ramadhani (9) ini berangkat dari rumahnya di Desa Tlogohaji RT. 4 RW 1 Kecamatan Sumberrejo, Bojonegoro. Kamis (7/3/19).

Dari data yang dihimpun SuaraBojonegoro.com, menyebutkan bahwa korban ini pada pukul. 09.00 WIB beserta keempat temannya berpamitan kepada orang tuanya, Tamsir, dan akan pergi ke rumah kakeknya. Namun belum sampai dirumah kakeknya M Rafli Ramadhani ini bersama keempat temannya mandi diirigasi Dengan kedalaman satu meter di Dukuh Barong Desa Ngampal.

Menurut penyampaian Bedjo (60) seorang penggembala kambing dalam Keterangannya kepada petugas menjelaskan bahwa saat korban tenggelam, teman korban yang diketahui bernama Rondi berusaha menolong akan tetapi karena masih anak anak dan tidak bisa menolong dan akhirnya berteriak minta tolong kepada Bedjo si pengembala kambing tersebut.

Kemudian Bejo dan Alip Suyono (40) yang sedang mencangkul di sawah akhirnya berlari dan menolong korban dengan cara mengangkat korban dari dalam air di irigasi tempat korban tenggelam.
“Setelah kami angkat dan kami bawa ke pinggir irigasi, kakeknya kemudian datang,” kata Alip Suyono.

Kemudian oleh kakek korban bernama Suwaji, korban dibawa pulang kerumah orang tuanya di Desa Tlogohaji, dan kemudian Kades Tlogohaji melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sumberejo.

Pihak kepolisian yang datang ke lokasi bersama pihak petugas kesehatan yaitu Endang salah satu bidan desa setempat melakukan pemeriksaan terhadap korban. Dan korban diketahui sudah meninggal dunia.

Menurut hasil. Pemeriksaan tidak ditemukan tanda tanda penganiayaan dalam tubuh korban, dan korban meninggal karena tenggelam.

Kemudian jenazah korban diserahkan ke pihak keluarga untuk dilakukan pemakaman terhadap jenazah korban. (Rum/lis/Sas)

Foto: ilustrasi