Lampu Rumah Tidak Menyala, Ternyata Didalam Rumah Ditemukan Warga Sedang Ini

oleh

Reporter : Bima Rahmat

SuaraBojonegoro.com – Betapa Kagetnya Warga Dusun Tumpang, Kecamatan Kedungadem, Bojonegoro, setelah curiga lampu rumah salah satu warga yang pada sore hari dalam keadaan sepi dan lampu rumahnya tidak menyala, ketika warga mendatangi rumahnya dan memaksa masuk ternyata dibuat kaget dengan kejadian pemilik rumah didalamnya.

Warga yang masuk kedalam rumah sangat terkejut melihat pemilik rumah TT (67), ditemukan meniggal dalam kondisi gantung diri. Rabu (30/01/19). Kejadian tersebut diketahui sekitar pukul 18.30 WIB, oleh Tarmuji dan Mursido, yang merupakan tetangga korban, yang mana saat itu, Tarmuji dan Mursido, merasa curiga karena sejak siang hingga sore hari lampu rumah milik korban tidak kunjung menyala dan kondisi rumah korban yang tertutup.

Selanjutnya, usai magrib warga setempat sepakat untuk mencari korban didalam rumahnya dengan cara membuka pintu secara paksa. Setelah dilakukan pencarian di dalam rumahnya tersebut ternyata korban sudah dalam keadaan tergantung di dalam kamar mandi dengan menggunakan tali plastik warna biru.

Menurut keterangan Kepala Dusun, setempat menuturkan bahwa dimungkinkan korban, merasa bersalah, yang mana korban dulunya pernah melakukan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) terhadap istrinya.

“Kemungkinan gara-gara dia melakukan KDRT terhadap istrinya hingga membuat istrinya bunuh diri,” katanya.

Sementarra itu, Kapolsek Kedungadem, AKP Agus Elfauzi, membenarkan kejadian gantung diri tersebut. Kapolsek menjelaskan bahwa kejadian gantung diri tersebut dilaporkan ke Mapolsek Kedungadem sekitar pukul 19.00 WIB.

Setelah mendapatkan laporan tersebut selanjutnya anggota Mapolsek Kedungadem mendatangi lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengumpulkan barang bukti. Adapun ciri-ciri korban panjang mayat 148 centi meter, rambut hitam berhelombang, warna kulit sawo matang, menggunakan kaos panjang warna biru, serta menggunakan celana pendek warna hitam.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan luar yang dilkukan oleh Tim Medis dari Puskesmas Kedungadem menyebutkan, kondisi mayat korban dengan lidah menjulur, mengeluarkan kotoran dari dubur, mengeluarkan sperma dari kemaluan, diketemukan bekas tali dileher dan telinga mengeluarkan darah,” ujarnya.

Di tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan. Sehingga korban dinyatakan meninggal dunia murni karena gantung diri. Adapun dari pihak keluarga korban tidak mengijinkan dilakukan otopsi terhadap jasad korban sehingga pihak keluarga diminta untuk membuat surat pernyataan bermaterai, yang isinya tidak menggugat siapapun dan pihak manapun atas meninggalnya korban.

“Selanjutnya, jasad korban kita serahkan kepada keluarganya untuk segera dikebumikan,” pungkasnya. (Bim/red).