Bojonegoro Siap Jadi Tuan Rumah Pra Por Prov Jatim Pencak Silat

oleh

Reporter: Bima Rahmat

SuaraBojonegoro.com – Wakil Sekretaris Umum Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Jawa Timur, Boyke Santoso, menyatakan bahwa ada empat kabupaten atau kota yang saat ini telah mengajukan kesiapannya menjadi tuan rumah Pra Pekan Olahraga Provinsi (Pra-Porprov) Jatim 2019, Cabor Pencak Silat. Sabtu (12/01/19).

Dari data yang dihimpun suarabojonegoro.com, empat kabupaten dan kota tersebut diantaranya adalah Tulungagung, Sampang, Jember dan Bojonegoro.

“Terakhir yang kami terima dari Bojonegoro, Jumat (4/1) kemarin,” katanya.

Adapun untuk pengajuan kesiapan menjadi tuan rumah Pra-Porprov Cabor Pencak Silat masih dibuka hingga akhir pekan ini. Guna memastikan kesiapan empat kota dan kabupaten yang telah mengajukan kesiapan tersebut pihaknya akan melakukan survei lokasi.

“Bersama tim kita telah melakukan survey lokasi, untuk mengevaluasi, memilih, dan menetapkan kabupaten dan kota mana yang paling siap sesuai standar teknis,” ujarnya.

Dirinya menegaskan bahwa evaluasi tersebut meliputi, fasilitas Tempat Pertandingan, matras, tempat menginap untuk wasit dan juri, serta segala persiapan lainnya untuk mendukung pertandingan. Sementara itu, untuk tanggal penetapan kabupaten atau kota sebagai tuan rumah pihaknya belum menjadwalkan. Hal ini dikarenakan harus melalui proses evaluasi lokasi.

“Baru setelah itu kita lakukan penetapan,” ucapnya.

Untuk jadwal pelaksanaan Pra Porprov, akan dilaksanakan setelah penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019, yang diikuti oleh 38 kabupaten atau kota diseluruh Jawa Timur.

Untuk cabor pencak silat ada 16 kelas yang akan dipertandingkan dan masing-masing kelas akan diseleksi sampai delapan besar.

“Hasil seleksi Pra Porprov tersebut akan bertanding di ajang selanjutnya, Porprov Jatim 2019,” jelasnya.

Sementara itu, Sekertaris IPSI Bojonegoro, Sasmito Anggoro, menegaskan bahwa Kabupaten Bojonegoro, siap untuk menjadi tuan rumah Pra Porpov, cabor Pencak Silat.

“Dari GOR, peralatan pertandingan, penginapan, wasit dan juri, Bojonegoro, sangat siap jadi tuan rumah,” ucapnya.

Hal senada sebelumnya juga diucapkan oleh Ketua IPSI Bojonegoro, Wahyu Subagdiono, menjelaskan bahwa kesiapan Bojonegoro, menjadi tuan rumah Pra Porpov, tersebut harus ada dukungan dana dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur. Selain itu di IPSI Bojonegoro, mempunyai potensi aparat pertandingan yang baik.

Sarana dan prasarana yang memadai, dan atensi dari anggota perguruan Pencak Silat juga menjadi faktor yang mendukung bagi Bojonegoro, untuk menjadi tuan rumah Praporprov 2019 mendatang.

“Apalagi pejabat daerah mendukung dan mengapresiasi pencak silat,” pungkasnya. (Bim/red).