Kantor Perusahaan Ini Akan Pindah di Bojonegoro, Akan Butuh Sekitar 2000 Tenaga Kerja

oleh -52 views

SuaraBojonegoro.com – Juru bicara dari PT. SHOU FONG LASTINDO Wa Ode Yuli selaku dihadapan Bupati Bojonegoro Anna Muawanah, dan Kepala Dinasnya Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, kepala dinas PU Cipta Karya, dan juga Asisten Perekonomian & Pembangunan, Menyampaikan bahawa saat ini kantor pusat PT. SHOU FUNG LASTINDO masih berada di Pasuruan dan perusahaan ini berdiri tahun 2008 dan mulai beroperasi tahun 2011, dan rencananya akan pindah ke Bojonegoro.

“Kita rencananya akan memindahkan kantor pusat dari pasuruan ke Bojonegoro,” Kata Wa Ode Yuli diruang Batik Madrim Kantor Pemkab Bojonegoro, Jum’at (14/13/18).

Dijelaskan juga bahwa Perusahaan ini juga sudah memiliki pabrik di Mbakung kecamatan Kanor dimana ada 570 orang pegawai, dan ada juga pabrik di Trojalu kecamatan Baureno sebanyak 420 orang.

Dijelaskan juga , Nanti setelah semua pabrik dan perusahaan pindah ke Bojonegoro secara keseluruhan ditargetkan akan membutuhkan sekitar 1500-2000 tenaga kerja.

Pemilihan Lokasi di prayungan kecamatan Sumberejo karena dekat akses transportasi umum jalan raya, dekat dengan Rumah Sakit, serta dekat dengan Perbankan. “Direncanakan kami akan mulai beroperasi pada bulan april nanti, ” tambahnya.

Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah menyampaikan terima kasih karena telah membuka perusahaannya secara penuh di Bojonegoro. Diharapkan bisa menyerap tenaga kerja Bojonegoro yang cukup banyak. Karena tenaga kerja di Bojonegoro adalah tenaga kerja yang kompetitif. “Kami mengundang investor untuk membuka perusahaannya di Bojonegoro terutama industri padat karya,” terang Anna.

Asisten Perekonomian Dan Pembangunan Drs. Setyo Yuliono menyampaikan perlu adanya bis karyawan untuk antar jemput karyawan yang ditempatkan dibeberapa titip. Sehingga dengan begitu dapat mengurangi padatnya lalu lintas.

Sementara itu, Kepala dinas penanaman Modal Drs.H. Kamidin, M.Si menyampaikan bahwa PT. SHOU FUNG LASTINDO harus menyampaikan apa saja dokumen yang dibutuhkan, jangan sampai ada yang kurang dan juga jangan sampai terlambat.

“Karena ini merupakan bentuk dari pelayanan yang diberikan kepada Investor oleh pemkab Bojonegoro, ” kata H. Kamidin. (Sas/Lis)