DPW Nasdem Jatim: Media Unsur Masyarakat Yang Sangat Penting

oleh

SuaraBojonegoro.com – Bersama puluhan awak media Bojonegoro, hari ini Partai Nasional Demokrat (NasDem) menggelar taaruf. Kegiatan yang digelar disalah satu hotel di Jalan Veteran ini dihadiri langsung oleh Sri Sajekti Sudjunadi, selaku Ketua Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) Jawa Timur. Jumat (07/12/18).

Sri Sajekti Sudjunadi, dalam sambutannya menyatakan bahwa peran media merupakan salah satu Pilar ke empat dalam demokrasi. Selain itu, menurutnya media adalah salah satu unsur dari masyarakat yang sangat penting untuk memberikan informasi dan masukan kepada Partai NasDem.

“Kalau tidak kami hanya tag line kosong,” katanya.

Dengan adanya informasi dan masukan-masukan dari media itulah Partai NasDem dapat melakukan agenda-agenda yang kongkrit khusunya bagi Kabupaten Bojonegoro, maupun perjuangan ditingkat Provinsi dan Pusat. Menurutnya saat ini Kabupaten Bojonegoro, telah mengalami banyak perubahan. Walau demikian ada beberapa persoalan yang perlu diperhatikan, diantaranya adalah disaat musim kemarau banyak dibeberapa wilayah yang mengalami kekeringan. Begitu sebaliknya jika dimusim penghujan banyak beberapa wilayah yang mengalami kebanjiran.

“Ini bukan persoalan Bojonegoro, saja. Tidak mungkin ini hanya diatasi Bojonegoro saja,” ujarnya

Selain itu dalam kesempatan ini Sri Sajekti Sudjunadi, menuturkan bahwa Partai NasDem, berdiri dalam sebuah manifesto, agar supaya dalam momentum-momentum politik tidak sekedar berusuan pada sirkulasi kekuasaan. Akan tetapi dari suatu pemilu ataupun pilkada tersebut mampu membawa pada tujuan berbangsa.

“Itu alasan berdirinya partai ini,” jelasnya.

Akan tetapi yang penting, lanjutnya, berdirinya Partai NasDem, tidak pernah dimaksutkan untuk menjadi alat mecusuar bagi seorang Surya Paloh. Dirinya menegaskan bahwa Partai NasDem adalah sebuah instrumen pergerakan bagi siapapun.

“Karena kepercayaan publik pada Partai Politik dan politisi sudah hilang dan habis,” tegasnya.

Melalui Partai NasDem, ini dirinya berupaya ingin merubah kepercayaan publik tersebut dengan budaya politik baru yakni dengan politik tanpa mahar. Menurutnya politik tanpa mahar tersebut bukan pencitraan yang dilakukan oleh Partai NasDem. Akan tetapi politik tanpa mahar tersebut merupakan solusi dari akar unsur Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN). (Bim/red).

Reporter : Bima Rahmat