Pelatihan Karya Tulis Ilmiah dengan Media Kreatif, Unigoro Kembangkan Literasi Siswa Di Era Digital

oleh

SUARABOJONEGORO.COM – Kegiatan Pelatihan Karya Tulis Ilmiah dengan Media Kreatif bagi siswa SMA/SMK/MA di Kabupaten Bojonegoro, hasil program kerjasama antara Universitas Bojonegoro bersama ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) pada hari ini, Rabu (31/10/2018) resmi dibuka.

Pembukaan kegiatan dilaksanakan di Gedung Mayor Sogo, Universitas Bojonegoro dengan dihadiri oleh Kasi SMA/SMK PKLK Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Bojonegoro, Kusnadi, Kasi PAIS Kemenag Bojonegoro, Masduki, Husna Widhi Hastuti perwakilan dari EMCL dan Arief Januwarso, selaku Ketua Yayasan Suyitno Bojonegoro.

Kasi SMA/SMK PKLK Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Bojonegoro, Kusnadi, dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini, yang dinilai sangat positif dalam menumbuhkan kreatifitas dan minat siswa dalam bidang literasi.

“Saya ucapkan terimakasih atas didikan yang dilakukan selama para siswa mengikuti kegiatan, dan saya harapkan para siswa sungguh-sungguh dalam mengikuti kegiatan yang tidak semua siswa mendapat kesempatan ini,” ujarnya di hadapan para siswa.

Sementara itu, Husna Widhi Hastuti yang menjadi perwakilan dari ExxonMobil Cepu Limited juga mengharapkan agar nantinya para siswa dapat memaksimalkan program Pelatihan Karya Tulis Ilmiah dengan Media Kreatif ini dan dapat mengimplementasikannya di sekolah.

“Program yang ada ini merupakan bagian dari program pengembangan masyarakat di bidang pendidikan yang dilakukan oleh ExxonMobil, dengan harapan dapat meningkatkan minat literasi siswa di era digital,” ungkapnya.

Dalam kegiatan Pelatihan Karya Tulis Ilmiah dengan Media Kreatif tahun ini, total ada 162 siswa SMA/sederajat dari 17 lembaga sekolah yang ada di Bojonegoro yang turut serta mengikuti kegiatan.

Pelatihan sendiri sudah dimulai pada 29 Oktober lalu dan akan berakhir pada tanggal 2 November 2018. Selanjutnya akan dilakukan pendampingan bagi para siswa dalam mengembangkan dan mempraktekkan ilmu yang telah didapat.

Project Manager LPPM Unigoro, Arief Januwarso menjelaskan, setelah para siswa mengikuti pelatihan akan ada mentoring yang dilakukan satu bulan setelahnya. Hal ini dikarenakan nantinya karya dari para siswa yang dibagi menjadi 54 tim, akan dilombakan dan dipamerkan di Pasar Gagasan.

“Selama mengikuti pelatihan, para siswa kita berikan pembekalan tentang pembuatan karya tulis ilmiah, pelatihan pembuatan infografis dan vidiografis yang akan menunjang publikasi hasil karya tulis ilmiah tersebut agar lebih menarik dan mudah dipahami. Setelah ini, kita akan lakukan pendampingan lebih lanjut karena karya mereka nanti akan dilombakan dan pamerkan,” ungkap Ketua Yayasan Suyitno Bojonegoro tersebut.

Ia menambahkan, seluruh kegiatan yang dilakukan LPPM Unigoro bersama ExxonMobil Cepu Limited tersebut tujuan utamanya yakni dapat mengembangkan literasi siswa di era digital, dan bekal untuk menghadapi tren revolusi industri 4.0. (hms). (SB/Lis)