Angin Kencang Di Bojonegoro, Tumbangkan Pohon, Atap Bangunan, Hingga Patahkan Tiang Listrik

oleh

SUARABOJONEGORO.COM – angin kencang yang terjadi di beberapa. Wilayah di Kabupaten Bojonegoro menumbangkan pohon besar ditengah jalan Raya nasional Bojonegoro menuju Cepu, Kabupaten Blora. Akibat kejadian tersebut, sempat membuat macet arus lalu lintas yang awmoat berhenti .

Kejadian pohon tumbang ini tepatnya di Desa Mayangrejo RT 02 RW 01 Kecamatan Kalitidu, terjadi pada sekitar pukul 16.00 WIB, warga mengetahui kejadian tersebut langsung melakukan pemotongan dengan peralatan seadanya seperti sabit, bendo untuk segera meminggirkan pohon tumbang tersebut.

Belum hadirnya tim dari BPBD membuat masyarakat dan petugas Damkar yang melintas didaerah tersebut langsung menyeret pohon tersebut beramai ramai dengan warga.

“Kita lakukan evakuasi bersama warga dengan menyeret pohon yang tumbang ke pinggir agar lalu lintas lancar kembali setelah terhenti akibat pohon tumbang tersebut,” Kata Bowo Sasmito, Salah satu Pegawai Dinas Pemadam Kebakaran.

Mendapatkan laporan kejadian tersebut Tim TRC BPBD sejumlah 6 personil, Polsek Kalitidu baru turun dilokasi untuk melakukan pemotongan Batang pohon dan ranting, Senin (15/10/18).

Disampaikan oleh Ulfa Plt. BPBD Bojonegoro, bahwa Hujan disertai angin kencang juga terjadi di Desa Panjunan Kecamatan Kalitidu tepatnya di RT 07 dan 08 RW 02 yang Mengakibatkan pagar dan akrilik atas sebelah barat dilantai 2 pasar Kalitidu ambrol dan menimpa rumah warga.

Tim BPBD bersama warga yaitu Waras yang juga penjaga pasar Kalitidu, melakukan assesment .

“Kami sarankan Sementara ini untuk warga disekitar pasar Panjunan dihimbau untuk berhati hati dan menghindari titik lokasi yang rusak, sambil menunggu penanganan lebih lanjut,” Terang Ulfa.

Ulfa juga menjelaskan bahwa juga terjadi hujan disertai angin kencang pada pukul 16.30 WIB di wilayah Kecamatan Kepohbaru, mengakibatkan satu unit rumah milik Sutaji warga Desa Brangkal RT 17 RW 03 Kecamatan Kepohbaru rusak.

Selain itu tiang listrik juga mengalami patah, dan pada Pukul 17.00 WIB istri pemilik rumah melaporkan kepada Petugas jaga Koramil Kepohbaru. “Berdasarkan laporan pemilik rumah bahwa hujan dan angin kencang mengakbatkan kanopi terhempas, ” pungkas Ulfa.

Adapaun dalam insiden patahnya tiang Listrik tersebut kerugian ditaksir mencapai Rp 20 Juta. Kemudian BPBD melakukan Tindakan dengan melaporkan kepada pihak PLN terkait , saat ini tengah dilakukan perbaikan PLN

Ulfa juga menghimbau kepada seluruh warga untuk mewaspadai kejadian angin kencang dan hujan dimusim pancaroba, Dan berharap Segera melaporkan kepada pihak terkait jika terdapat pohon yang rapuh atau rawan tumbang. (SB/Red)