PMII Bojonegoro, Donasi Palu Donggala, dan Deklarasi Ketua Kopri PKC Jatim

oleh

SUARABOJONEGORO.COM – Ratusan kader PMII se Bojonegoro memadati kursi yang berjajar tepat di Hotel Joglo, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Selasa (9/10/2018).

Agenda tersebut merupakan inisiatif PC PMII Bojonegoro untuk pengumpulan donasi Pengurus Komisariat PMII se Bojonegoro untuk korban gempa dan tsunami Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah.

Sekaligus deklarasi Calon Ketua kopri PKC PMII Jatim, Linda Estri Liana Wati.

Ketua Umum, M Kamaluddin menyampaikan, bahwa acara ini sebagai bentuk apresiasi terhadap Komisariat se Bojonegoro yang telah mengadakan penggalangan dana di setiap titik lokasi di Bojonegoro.

“Dana yang diperoleh sebanyak Rp 18.105.700,- ini akan di transfer ke rekening PB PMII guna membangun tempat pendidikan di Palu dan Donggala,” ujarnya.

Smenetara itu, Ketua Mabincab PMII Bojonegoro, Ahmad Sunjani menyampaikan bahwa seluruh kader PMII pasti memiliki berbagai kecenderungan dalam berbagai sektor.

Selain menggeluti bidang intelektual dan advokasi maka sudah sepatutnya seorang kader harus membangun jaringan. Tanpa meniadakan gerakan sosial dan aksi turun jalan.

“Budayakan diskusi, komunikasi, dan perkokoh barisan serta pemikiran,” tandasnya.

Kader PMII juga harus memiliki cara berfikir yang berbeda dari yang lain. Sehingga mampu menciptakan ide serta gagasan yang inovatif.

“Kegiatan yang menunjang kapasitas intelektual harus selalu dilaksnakan,” katanya.

Ketua Kopri PC PMII Bojonegoro, Linda Estri Liana Wati menyampaikan, bahwa dirinya siap menghibahkan waktu, tenaga, pikiran sebagai bentuk kecintaan terhadap PMII.

“Saya selalu membutuhkan gagasan dan ide dari para sahabat-sahabati PMII Bojonegoro,” ungkapnya.

Selain itu, perempuan yang akrab disapa Linda ini juga mengatakan, siap mengemban visi misi yang akan dibawa pada kontestasi pada Konkoorcab PKC Jatim mendatang.

“Visi dan misi ini lahir dari sebuah refleksi selama pengawalan kader perempuan saat memegang estafet kepemimpinan ketua kopri PC PMII Bojonegoro,” pungkasnya. (lis/yud)