Pemkab Bojonegoro Ajukan Penetapan Geopark Berbasis Migas

oleh

SUARABOJONEGORO.COM – ini Kabupaten Bojonegoro, telah gencar melakukan promosi wisata. Sebagai Kabupaten dengan Sumber Daya Alam (SDA) Bojonegoro menyusun strategi agar kelak Kabupaten Bojonegoro tidak menggantungkan dari hasil tambang minyak tersebut. Dan salah satunya adalah dengan mengajukan dokumen penetapan geopark berbasis migas. Hal ini dimaksut untuk meminimalisir dampak pembangunan migas di Kabupaten Bojonegoro. Selasa (11/08/19).

Pj. Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaen Bojonegoro, Yayan Rohman. Dirinya menyatakan bahwa momen tersebut lah yang menjadi panduan untuk membangun Kabupaten Bojonegoro, yakni dengan pendekatan terbaik dalam memanfaatkan energi berkelanjutan.

“Salah satunya melalui pengembangan pariwisata berbasis geopark minyak bumi,” katanya.

Yang menjadi salah satu ikon pariwisata Kabuoaten Bojonegoro adalah Petroleum Geopark adalah wisata sumur tua di Wonocolo, Kecamatan Kasiman. Di wonocolo inilah para wisatawan dapat melihat bagaimana minyak dari perut bumi dapat diambil secara langsung dengan peralatan sederhana yakni dengan ring-ring kayu dan mesin mobil pada kedalaman reservoir.

“Wisatawan akan merasa seperti berada di Texas Amerika,” ujarnya

Tidak hanya itu, di Kabupaten dengan julukan Kota Ledre ini juga terdapat peniggalan jejek organiseme makhluk hidup yang umurnya lebih tua dari holosen. Oleh wisatawan koleksi fosil tersebut dapat dilihat di leraning center Wonocolo.

Adapun di kegiatan GBSD yang diselenggarakan di Taman Buday, Kabupaten Bojonegoro, menampilkan Tari Encek Grenjeng, Tari Thengul, dan Drama Tari Patra Ginawa Karya. Serta pagelaran jaranan dan pagelaran kesenian Tayub.

“Selain menunjukkan kesenian pada kegiatan tersebut Kabupaten Bojonegoro juga memamerkan produk lokal mulai dari salak, belimbing, jambu kristal, batik hingga kerajinan kayu jati. Tidak ketinggalan masakan tradisional juga disajikan,” tambahnya.

Sementara itu Pj. Sekertaris Daerah Provinsi Jawa Timur, yang dalam hal ini di wakili oleh Asisten Pemerintahan Provinsi Jawa Timur, Suprianto, memberikan apresiasi atas dilaksanakannya Pesona Geopark Bojonegoro. Dirinya menyatakan bahwa Kegiatan Gelar Seni dan Budaya Daerah Kabupaten Bojonegoro 2018 dengan tema Pesona Geopark Bojonegoro ini merupakan bentuk sinergi antara Pemerintah Provinsi Jatim dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Bojonegoro.

“Kegiatan budaya daerah seperti ini diharapkan mampu mendorong tumbuhnya UMKM, sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi Jatim,” pungkasnya. (Bim/red).

Reporter : Bima Rahmat