Lebaran 2018, Jumlah Kendaraan Melintas Bojonegoro Turun

oleh

SUARABOJONEGORO.COM – Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bojonegoro, Iskandar mengaku bahwa pada lebaran tahun 2018 ini jumlah kendaraan yang melintas di wilayah Kabupaten Bojonegoro menurun jika dibandingkan tahun 2017 yang lalu.

Hal tersebut dapat dilihat dari jumlah pengunjung yang singgah di rest area yang telah disediakan di halaman Kantor Uji KIR, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro. Yang mana di tahun 2017 yang lalu jumlah pengunjung mencapai kurang lebih 3.000 pengunjung, dan pada tahun 2018 ini hanya mencapai kurang lebih 1000 pengunjung. Sabtu (22/06/18).

Kepada awak media, Iskandar mengaku untuk menyediakan rest area tersebut Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, menganggarkan dana yang cukup minim, terlebih di tahun ini Dinas Perhubungan dan Kepolisian membuka rest area sendiri, yakni di Taman Rajekwesi, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro.

“Untuk tahun ini rest area terpisah antara Dishub dan Kepolisian, sehingga dengan dana yang minim tersebut kita berusaha membuat res area, lengkap dengan fasilitasnya diantaranya adalah mushola, kamar mandi, dan tempat istirahat bagi pengunjung,” katanya saat konfrensi pers pada hari Jumat (21/06/18) kemarin.

Sehingga untuk memenuhi anggaran tersebut Pria asal Aceh ini, mengaku meminta bantuan kebeberapa Instansi untuk memenuhi sarana dan prasarana di dalam rest area tersebut. Namun dirinya merasa kecewa dengan tanggapan dari Exxon Mobil Cepu Limitid (EMCL) yang mana disaat dimintai bantuan tersebut EMCL menolak dengan alasan bahwa tidak mempunyai anggaran serta di wilayah yang didirikan res area tersebut bukanlah wilayah operasinya.

“Padahal mereka beroperasi di Kabupaten Bojonegoro, seharusnya mereka dapat menghargai warga Bojonegoro,” ujarnya.

Bahkan dirinya juga mengaku telah mengirim surat ke pihak EMCL untuk melampiaskan terkait dengan kekecewaannya tersebut.

Lebih jauh dirinya berharap agar tahun depan siapapun nantinya yang terpilih sebagi Bupati Bojonegoro dapat menganggarkan dana untuk kebutuhan para pemudik. (Bim/red).

 

Reporter: Bima Rahmat