39 PNS Terima SK Purna Tugas

oleh

SUARABOJONEGORO.COM – Sedikitnya 39 Pegawai Negeri Sipil terpadu TMT 01 Juni 2018 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menerima SK Pensiun di ruang pertemuan Gedung Pemkab Bojonegoro, Rabu (6/6/2018) kemarin.

Kepala Badan kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Pemkab Bojonegoro Drs Zainuddin MM dalam laporannya menjelaskan, jumlah PNS yang memasuki masa purna adalah 39 orang, eselon III satu orang, Eselon IV ada enam orang, penjabat fungsional 27, PPL, Bidan, dan Guru.

Disampaikan, bahwa penyerahan ini adalah bentuk apresiasi dan wujud jalinan silaturahmi bagi PNS yang telah memasuki masa purna. Ditambahkan, bahwa Pemkab Bojonegoro mendapatkan penghargaan sebagai instansi terbaik pendukung pelayanan pensiun di Tingkat BKN Jawa Timur.

Muhtarom dari kantor Cabang PT Taspen Surabaya menyampaikan, bahwa pensiun adalah anugerah karena mampu menuntaskan tugas sampai batas akhir yang telah ditentukan. Apabila ada perubahan data agar disampaikan ke PT Taspen bukan lagi BKPP.

Pensiun ini diberikan secara tepat waktu sehingga tidak ada yang tertunda. “Pengambilan uang pensiun jangan lewat dari 3 bulan tidak diambil, maka uangnya akan dikembalikan ke Taspen,” katanya.

Bagi pensiunan yang tidak mengambil uang pensiun lebih dari 3 bulan maka diragukan, jadi diharapkan agar aktif mengambil uang pensiun jangan lewat dari 3 bulan.

Penjabat Skrertaris Daerah Kabupaten Bojonegoro Yayan Rohman AP MM menyampaikan, ASN dipandang sebagai sosok yang penting dilingkungan masyarakat, oleh karenanya setiap langkah dan perbuatan yang dilakukan harus memperhatikan rambu rambu dan aturan.

Karena masih dijumpai bahwa banyak ASN yang akhirnya mendapat sanksi dan teguran karena melanggar aturan. Kini setelah memasuki masa purna tugas maka sudah tidak terikat kembali dalam aturan.

“Setelah masa purna tugas, para pensiunan ini memiliki peluang untuk mendaftar menjadi Calon Legislatif, apalagi aturan kini bahwa tak harus mengundurkan diri menjadi PNS aktif,” ucapnya.

Yayan Rohman juga mengingatkan bahwa tidak banyak yang mampu lulus sampai masa pensiun karena banyak pula yang kembali menghadap kepada yang kuasa, atau terjerat masalah hukum. “Sekda atas nama pemerintah menyampaikan terima kasih atas karya karyanya selama ini untuk Bojonegoro,” imbuhnya. (lis/die)