Program Biogas Banyak Membantu Masyarakat

oleh

SUARABOJONEGORO.COM – ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) menggelar Peresmian Program Biogas di Balai Desa Gayam Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur pada Selasa (15/05/2018).

Acara tersebut dihadiri Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli, Wakil Ketua Komisi I DPR RI Satya W Yudha, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Bojonegoro Nurul Azizah, Wakil Kepala SKK Migas Sukandar, Jajaran Manajemen EMCL, Kepala Desa, Perangkat Desa, Karang Taruna Muspika Gayam dan masyarakat Gayam.

External Affairs Manager EMCL Dave Ardian Seta mengatakan bahwa ada 4 program pengembangan masyarakat yang dilakukan EMCL. Empat program tersebut yakni dibidang pendidikan, Kesehatan, Ekonomi dan Infrastruktur.

“Bantuan 176 Biogas untuk rumah tangga ini termasuk dalam bidang pengembangan ekonomi masyarakat,” katanya menjelaskan.

Program tersebut di latar belakangi oleh populasi ternak, terutama sapi di Kabupaten Bojonegoro, ketergantungan masyarakat terhadap LPG, ketergantungan masyarakat dengan pupuk dan menurunnya kualitas lahan pertanian akibat penggunaan pupuk dan pestisida kimia secara terus menerus.

“Maka EMCL mempunyai inisiatif membuat program biogas untuk masyarakat” paparnya.

Sampai saat ini sudah terpasang 134 unit untuk Kabupaten Bojonegoro dan 42 untuk Kabupaen Tuban. Jadi total ada 176 unit. “Dari program yang telah dilakukan, EMCL telah mendapatkan penghargaan dari Kementrian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia kategori tujuan 7 SGDs GPMBB tahun 2015, ” jelasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bojonegoro Nurul Azizah menyampaikan terima kasih  sebesar-besarnya kepada SKK Migas dan EMCL yang telah memberikan bantuan Program Biogas kepada Masyarakat Bojonegoro. “Saya berharap program tersebut dapat benar-benar bermanfaat bagi masyarakat” ujarnya.

Endang, salah satu penerima manfaat program Biogas dari Desa Gayam Kecamatan Gayam yang juga mempunyai usaha ketering mengaku sangat terbantu dengan adanya program tersebut. “Dulu dalam menjalankan usaha, saya dalam satu bulan menghabiskan 3 tabung Gas LPG. Namun, setelah mendapatkan bantuan program Biogas, saya tidak lagi membutuhkan LPG,” terangnya.

Acara tersebut diakhiri dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Kiyai Sholihin selaku ulama dan tokoh masyarakat setempat. [ron/yud]

Reporter: Sya’roni

Editor: Wahyudi