Tanda Tangan Warga Bojonegoro Penuhi Banner Belasungkawa

oleh

SUARABOJONEGORO.COM – Banner ucapan belasungkawa 5 anggota Polri yang gugur dalam kerusuhan di rumah tahanan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok pada pekan lalu, dipenuhi tanda tangan warga Bojonegoro, Minggu (13/5/2018) pagi.

Banner berukuran 8 x 4 meter itu dibentangkan di alun-alun Kota Bojonegoro. Tidak kurang dari 15 menit, banner ucapan belasungkawa itu dipadati warga Bojonegoro yang ingin tanda tangan di banner tersebut.

Selain anggota Polres Bojonegoro yang tanda tangan di banner belasungkawa, tanda tangan tokoh masyarakat, tokoh agama dan masyarakat Bojonegoro yang kebetulan sedang melakukan Car Free Day (CFD) juga memenuhi banner tersebut.

Gugurnya 5 anggota Polri saat kerusuhan dengan napi teroris (napiter) di Mako Brimob pekan lalu membawa kesedihan yang mendalam bagi anggota Polri rakyat Indonesia. Tak terkecuali Kabupaten Bojonegoro.

“Kami ucapkan terimakasih atas dukungan dan partisipsi masyarakat Bojonegoro,” kata Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli kepada wartawan.

Hal ini membuktikan bahwa Polri bersama masyarakat bersinergi dan tidak takut dengan aksi terorisme di negeri ini. “Kami berharap masyarakat Bojonegoro terus bersinergi dengan Polri untuk memberantas terorisme,” tegas Kapolres.

Dari informasi diterima, pemasangan banner belasungkawa yang ditanda tangani oleh anggota, tokoh agama, tokoh masyarakat dan masyarakat Bojonegoro akan dipasang di alun-alun Bojonegoro hingga satu bulan ke depan.

Sebelumnya, Kepolisian Resor Bojonegoro menggelar shalat gaib untuk 5 anggota Polri yang gugur dalam kerusuhan di rumah tahanan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok beberapa hari lalu.

Shalat gaib itu dilalukan usai shalat Jumat (11/5/2018) di Masjid Al Ikhlas Mapolres setempat. anggota Polri itu gugur karena serangan napi teroris (napiter) yang ditahan di rumah tahanan Mako Brimob. Shalat gaib ini dilakukan dengan masyarakat dan rekan TNI. [yud]