Pembenahan, PMI Bojonegoro Penuhi Standar ISO

oleh
FOTO: Kantor PMI Bojonegoro.

SUARABOJONEGORO.COM – Untuk memenuhi standar International Organization for Standardization (ISO), Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bojonegoro terus melakukan pembenahan. Mulai dari sumber daya manusia (SDM), sarana dan prasarana, peralatan medis dan lain sebagainya.

“Ada masing-masing standar mulai dari peralatannya, orangnya, alurnya, jadi masing-masing ada SOP nya seperti cara meletakkan gunting, cara membuang sampah, cara mengambil darah itu yang di standartkan”, kata dr. Hernowo, Kepala PMI Kabupaten Bojonegoro.

Pria yang sekaligus menjabat sebagai Penasihat Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Bojonegoro ini menjelaskan, bahwa dengan standart ISO tersebut diharapkan darah yang diberikan kepada pasien nantinya juga memenuhi standar.

“Standar peralatan ini yang paling berat, makanya kita mendatangkan peralatan yang paling canggih untuk skrining. Sehingga nanti dapat dideteksi apakah darah ini mengandung bibit penyakit atau tidak,” ujarnya.

Pembuangan darah yang dianggap terdapat bibit penyakit atau yang tidak boleh dipakai standar, pembuangannya harus dibakar dengan generator 1.000 derajat. “Kalau tidak begitu bibitnya tidak akan mati dan tidak boleh dibuang disembarang tempat,” jelasnya.

Pria yang akrap disapa Hernowo ini, juga menjelaskan, untuk memenuhi standar tersebut bantuan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro sudah dianggap luar biasa. Untuk Dana Bagi Hasil (DBH) Migas, dirinya mengaku PMI tidak mendapatkannya.

“Untuk kesehatan iya, tapi PMI tidak, kemarin leb Rp 1,7 miliar itu dari APBD,” pungkasnya. (bim/yud)

Reporter : Bima Rahmat

Editor : Wahyudi