Usai, Para Pesilat Lewati Pertandingan Sengit

oleh
FOTO : Ratusan pesilat tingkat pelajar foto bersama setelah penutupan POR Pelajar 2018.

SUARABOJONEGORO.COM – Pekan olahraga pelajar (POR Pelajar) cabang Pencak Silat yang diselenggarakan mulai tanggal 5 sampai 9 Maret 2018 di Gedung Dabonsia, Kecamatan Dander Bojonegoro telah usai diselenggarakan, Jumat (09/03/18).

“Por pelajar ini diikuti 183 kontingen dan 1014 peserta dan alhamdulillah dapat terselesaikan,” kata Muhammad Muslim, selaku koordinator pelaksana.

Untuk meraih medali di ajang POR pelajar ini, para Pesilat harus melewati pertandingan yang cukup berat. Mengingat banyaknya peserta yang berlaga.

“Rata-rata minimal para pesilat harus melewati pertandingan minimal 5 sampai 6 kali tanding,” ujarnya.

Pria yang akrab disapa Mbah Lim ini menuturkan, kedepan para Pesilat yang meraih medali emas diajang POR Pelajar 2018 ini nantinya akan mengikuti pusat pendidikan dan latihan pelajar daerah (PPLPD).

“Nantinya, para Pesilat ini akan mengikuti PPLPD untuk jenjang berikutnya,” jelasnya.

Sementara itu Suprayitno, selaku delegasi teknik, kepada suarabojonegoro.com menuturkan, dalam ajang O2SN nantinya Kabupaten Bojonegoro akan bekerja dan berjuang semaksimal mungkin untuk meraih medali sebanyak-banyaknya.

“Diajang O2SN ini kita tidak main-main, kami akan segera berkoordinasi dan membentuk tim dan segera menggelar TC bagi para Pesilat,” ujarnya.

Pria yang kesehariannya berprofesi sebagai seorang guru ini, menjelaskan, bahwa di ajang O2SN Kabupaten Bojonegoro di cabor Pencak Silat mampu meraih prestasi yang membanggakan.

“O2SN kemarin kita mampu meraih dua emas di kategori SMP, dan dua emas untuk kategori SMA, dan tahun ini kita targetkan lebih dari empat emas,” ucapnya.

Pihaknya mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah ikut membantu serta ikut mensukseskan. Sehingga jalannya pertandingan Por Pelajar Cabor Pencak Silat 2018 ini bisa berjalan lancar.

“Untuk kedepan kepada Pemkab Bojonegoro, kami warga Pencak Silat berharap lebih memperhatikan perkembangan dan prestasi Pencak Silat dan semoga di Bojonegoro kedepan, bisa dua kali turnamen dalam setahun yakni POR Pelajar dan antar club prestasi,” pungkasnya. (bim/yud)

Reporter : Bima Rahmat

Editor : M.E Wahyudi