Oknum Kepala Sekolah Terancam Dipidanakan

oleh
Foto Ilustrasi, sumber www.google.com

SUARABOJONEGORO.COM – Bronto, warga Desa Ngadiluwe, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojoneogoro melaporkan kasus dugaan penipuan yang dilakukan oknum Kepala Sekola SD II Bubulan bernama Intono Wadi. Bronto menyatakan, oknum kepala sekolah tersebut telah ingkar janji terhadap surat pernyataan kewajiban pembayaran hutang yang dibuat olehnya.

“Sudah ada surat pernyataan di dinas pendidikan, kesanggupan melunasi hutang pada Desember 2017 lalu. Sesuai dengan surat bukti perjanjian pertama diatas matrai dan surat perjanjian kedua dari Dinas Pendidikan Bojonegoro. Saya akan menempuh jalur hukum,” katanya kepada wartawan, Jumat (02/03/18).

Dugaan penipuan tersebut, lanjut Bronto, berawal dari tahun 2015. Saat itu, Intono Wadi selaku Kepala Sekolah SD Negeri ll Bubulan, Kecamatan Bubulan meminjam uang sebesar Rp 30 juta kepadanya. Intono Wadi, berjanji akan mengembalikan uang tersebut dalam waktu 2 minggu. Namun, faktanya hingga tahun 2018 ini, Intono Wadi belum juga melunasinya.

“Beginilah kenyataannya, selama 2 tahun lamanya, saat diminta Intono Wadi kerap ingkar janji,” ujarnya.

Ia mengaku, telah menempuh segala upaya untuk menagih kepada yang bersangkutan untuk segera melunasi hutangnya. Namun, hingga saat ini tidak ada respon sama sekali. Bahkan, korban juga sering menagih hutangnya dengan mendatangi sekolah SD tempat Intono bertugas. Tapi, kepala sekolah tersebut jarang ditempat.

“Segala upaya saya lakukan agar beliau melunasi utangnya, namun tidak ada respon baik darinya”, ucapnya.

Staf Penanganan Kasus Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro, Abdul Wahid, membenarkan adanya kasus utang piutang antara Bronto dan Intono Wadi. Ia juga membenarkan bahwa oknum kepala sekolah tersebut telah membuat surat pernyataan jika sanggup melunasi pada akhir bulan Desember 2017.

“Sudah membuat surat pernyataan akan membayar pada ahkir bulan Desember tahun 2017 diatas matrai,” ucapnya.

Sementara itu, oknum kepala sekolah Intono Wadi saat dikonfirmasi wartawan suarabojonegoro.com melalui sambungan telefon, belum memerikan jawaban. Hingga saat ini, wartawan suarabojonegoro.com terus berupaya mengokonfirmasi oknum kepala sekolah tersebut. (bim/yud)

Reporter : Bima Rahmat