Stok Habis, Pemberian Vaksin Ditunda

oleh
Reporter : Bima Rahmat

SuaraBojonegoro.com – Pemberian vaksinasi ke siswa Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama Negeri (SLTPN) 2 Kecamatan/Kota Bojonegoro ditunda. Pasalnya, ada keterlambatan vaksin dari Dinkes Povinsi Jatim, Rabu (21/01/18).

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Bojonegoro, Totok Suhermanto mengatakan, pnundaan tersebut menunggu vaksin dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi.

Pihaknya menyatakan, bahwa pihak Puskesmas telah menjadwalkan imunisasi tersebut. “Tapi vaksin yang tersedia di puskesmas habis, maka terpaksa ditunda,” katanya.

Dari data yang dihimpun suarabojonegoro.com, untuk pemberian imunisasi vaksin difteri putaran pertama dilaksanakan pada tanggal 20 Februari sampai dengan bulan Maret 2018.

“Staff saya sudah ke Surabaya mengambil vaksin, mudah-mudahan dapat,” ujarnya.

Sementara itu, puluhan anak-anak Pendidikan Usia Dini (Paud) dan Taman Kanak-kanak (TK) di Kecamatan Malo Bojonegoro, mengikuti vaksinasi difteri gratis, Selasa (20/02/18).

Vaksinasi itu diberikan puskesmas setempat. Diharapkan mampu mencegah mewabahnya virus difteri dikalangan masyarakat.

“Pemberian vaksin ini, untuk mencegah  mewabahnya virus difteri,” kata salah satu pegawai puskesmas setempat.

Pemberian vaksinasi disambut antusias baik guru maupun wali murid. Para guru dan wali murid saling membantu proses penyuntikan. Sebab, pemberian vaksinasi tidak sedikit para anak-anak menangis dan berusaha berontak.

Para guru dan wali murid, berharap dengan pemberian vaksinasi difteri pada anak-anak didik, dapat terhindar dari virus difteri.

“Semoga, peberian vaksin pada anak-anak kami, dapat sehat dan terhindar dari virus difteri”, pungkas Luluk, salah satu guru Paud Kecamatan Malo. (bim/yud).

*) Foto ilustrasi: news.detik